"Pemerintah harus menindak tegas, kan UU nya udah jelas. Mereka harus ditangkap. Baik pelaku maupun penyebar. Apalagi yang Nadila itu sebagaimana diberitakan dalam fotonya memakai topi polisi. Itu udah namanya pelecehan, merusak nama baik institusi," terangnya.
Dalam hal ini FPI juga tak tinggal diam dan akan terus mengejar kasus ini dengan mengumpulkan data untuk mengusut si pelaku. Habib menegaskan bahwa FPI tidak main-main untuk menyeret sang pelaku.
"FPI akan kejar terus masalah seperti ini, kami akan kumpulin data, kami akan cari di internet, kami akan sweeping dan hasilnya kami akan laporkan. Karena FPI gak main-main, ini akan kami buktikan dan pelakunya akan kami seret," pungkasnya. [source]
Artikel Terkait:
berita
- Foto Dan Video Panggung Konser Ambruk Dan Menewaskan 4 Penonton
- Botol Unik Yang Dapat Digunakan Mengirim SMS Dan Menelepon
- Surat Untuk Bunda Dari Bayi Yang di Aborsi
- 6 Kali Percobaan Pembunuhan Pada Soekarno
- Inilah Proyek Google Yang Gagal Total
- Tenyata Proklamasi Di Indonesia Ada 3
- Benarkah Indonesia Sudah Merdeka
- Karena Tak Tahan, Mertua Perkosa Menantu
- Video Mesum Di Balen, Bojonegoro Bikin Heboh
- Cewek Kelihatan CDnya Malah Ketawa - Ketawa
- Pose Panas Cewek Jaman Sekarang
- Film Kartun Porno
- Ngeri! Cucu Diperkosa Kakeknya Sampai Hamil
- Parah! Anak Mantu Disetubuhi Mertua Hingga 2 Kali
- Sebanyak 28 Pasangan Asusila Terjaring Razia
- Gadis Lulusan SMA Diperkosa Oleh Adik Pacar Sendiri
- Parah! Dukun Cabul Setubuhi Pasien Di Hotel
- PSK Praktek Di Sawah Setelah Lokalisasi Ditutup
- Pemeran Baru Tokoh Spiderman
- Cewek Putih, Cantik, Seksi, Hot Dan Bohay
- Tari Telanjang Di Depan Anak2, Ibu2 Dan Bapak2
- Merampok Toko Alat Bantu Masih Sempat Perkosa Boneka
- Keluar Air Susunya
- SMS Ucapan Selamat Berpuasa Ramadhan
- Mulan Jameela Kencing Di Mobil Gara - Gara Kebelet Banget