Polisi Berhasil Tangkap Penjahat Lewat Facebook


Situs jejaring sosial facebook dimanfaatkan unit Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polrestabes Surabaya untuk membekuk pelaku pemerkosaan.


Sebelumnya, jejak Amin, pelaku pemerkosaan ABG ini sulit dilacak polisi. Warga Jl Bulak Rukem II, Surabaya, selalu berhasil lepas dari sergapan polisi.

“Beberapa minggu kami memancing dia. Bahkan, beberapa kali kami harus nyanggong dia sampai subuh. Tapi sepertinya tersangka sudah mencium kalau diincar polisi,” ungkap Kanit PPA AKP Suratmi mendampingi Kasat Reskrim AKP Indarto,Jumat (22/7/2011).

Akhirnya seorang Polwan ditugaskan menyamar sebagai anak SMA dan melacak keberadaan pelaku di situs facebook.

Briptu Fanani, sang polwan ini pura-pura tertarik dengan Amin. Mereka pun menajlin hubungan di facebook dan telepon. “Demi kepentingan penyelidikan, saya layani obrolan dia hingga larut malam,” ujar Fanani.

Setelah beberapa hari bermesraan lewat telepon, Fanani dengan bantuan anggota tim, mengajak Amin bertemu di Jembatan Merah Plaza.

“Saya kira dia memang anak sekolah. Tapi ternyata polisi. Saya ditangkap saat janjian sama dia,” ujar Amin.

Amin yang menggunakan identias palsu Ivan Idris, diburu polisi setelah melakukan tindak pidana perkosaan terhadap ABG bernama Noniek, Ngawi.

Dengan iming-iming memberi pekerjaan, Amin mengajak Noniek keliling Kota Surabaya. Selanjutnya, memaksa korban ke kamar hotel dan memperkosanya.

Korban berhasil meloloskan diri dan langsung melaporkan kejadian tersebut kepada polisi. [source]

Artikel Terkait: