Penyakit Aneh Kulit Tubuh Mengeras Seperti Kayu


Penyakit Aneh Kulit Tubuh Mengeras Seperti Kayu - Adalah Muniroh (32), seorang warga Desa Sideorejo, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah yang menderita penyakit aneh dan langka, scleroderma. Penyakit ini menyebabkan kulit seluruh tubuhnya menjadi kaku yang kemudian mengeras seperti kulit kayu.

http://lingkarmerah.blogspot.com/
Seperti dilansir VivaNews, Muniroh mulai menderita penyakit ini sejak empat tahun lalu. Awalnya, kulit Muniroh terasa gatal-gatal, kemudian warna kulitnya berubah menjadi biru kehitam-hitaman. Lambat laun, kulit Muniroh menjadi mengeras.

Sekujur tubuh Muniroh terasa kaku. Dia juga mengalami kerusakan pembuluh darah. dan perubahan sistem kekebalan tubuh. Pengobatan Muniroh tidak maksimal karena terbentur masalah biaya. Mudah-mudahan ada perhatian dari pemerintah setempat yang peduli dengan penderitaan Muniroh.
Baca Lebih Lanjut Kategori: , , ,


Turut Berduka atas Ibu Ruyati yang Dihukum Pancung di Arab Saudi


Turut Berduka atas Ibu Ruyati yang Dihukum Pancung di Arab Saudi - Sebelumnya, turut berduka atas tragedi yang menimpa Ibu Ruyati. TKI asal Bekasi, Jawa Barat yang dihukum pancung di Arab Saudi.


Belum lama ini kita menyaksikan Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono mendapatkan standing aplause saat berpidato di sidang ILO di Jenewa, Sabtu (18/6) dan kini kita dikejutkan dengan kabar KW asal Bekasi Ruyati yang dieksekusi hukuman mati dengan cara dipancung. Berita yang dirilis oleh web advokasi buruh imgran ini membuat banyak orang yang terhenyak dan terenyuh dan menjadikan berita itu trending topic di tanah air yang banyak dibahas di berbagai media dan forum internet.

Evi Kurniati anak kedua Ruyati kecewa pada pemerintah Indonesia karena lambatnya memperjuangkan orang tuanya di Saudi Arabia. Meningat dirinya sudah berusaha meminta bantuan ke sejumlah instansi terkait namun tak jua mendapatkan jawaban dan bantuan yang pasti.

"Kalo menguntungkan buat negara baru dibilang TKW itu pahlawan Devisa, namun kalo tak menghasilkan apapun, Ibu saya dianggap sampah, Saya kecewa dengan pemerintah," terangnya di hadapan salah satu anggota DPR RI Komisi 10 dari Partai Demokrat Saan Mustofa dan anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Komisi 3 Rohim Mintaharja yang kebetulan bertandang kerumah duka.
Baca Lebih Lanjut Kategori: , , , , , ,


Penyakit Aneh Wanita Serigala Asal Thailand


Supatra Sasuphan sudah kebal dengan sapaan 'wajah monyet' atau 'gadis serigala'. Gadis 11 tahun asal Thailand ini tak lagi hirau dengan rambut lebat yang menutupi hampir seluruh permukaan wajahnya, kecuali mata dan area mulut.

Ia tampak sudah berdamai dengan pertumbuhan rambut liar yang juga merayapi permukaan punggungnya. "Saya sudah terbiasa dengan kondisi ini. Saya sepertinya tidak lagi merasakan keberadaan rambut-rambut tersebut," ujarnya kepada Britain's Daily Mail, seperti dikutip dari laman NY Daily News.

Kepercayaan dirinya malah meningkat seiring popularitas. Apalagi, setelah Guinness World Record mencatat namanya sebagai gadis pemilik rambut terbanyak di dunia, 2010. Predikat ini sukses menghapus ejekan orang di sekelilingnya. "Sekarang tidak ada lagi yang memanggil saya dengan muka monyet," ujarnya.

Dad Sammrueng, sang ayah, mengatakan bahwa putri mengalami kelainan itu sejak lahir. Dunia medis menyebutnya dengan sindroma Ambras, berupa penyakit bawaan akibat mutasi kromosom. Sebuah artikel di National Naval Center menyebut, sindroma ini menimpa kurang dari 50 orang di dunia.

Sindroma langka itu membuat Supatra kesulitan bernapas saat lahir. Ia harus menjalani dua kali operasi untuk membantunya bernapas. "Lubang hidungnya hanya satu milimeter. Dia berada di dalam inkubator selama tiga bulan dan menjalani operasi pembesaran lubang hidung menjadi satu setengah milimeter," ujar Dad.

Terlepas dari masalah psikologis, pertumbuhan rambut liar juga menimbulkan gangguan penglihatan. "Terkadang, saya sulit melihat jika rambut saya terlalu panjang," ujarnya.

Sudah beragam metode penghilang bulu ia coba, termasuk penggunaan laser. Namun, tak ada yang membuahkan hasil. Pertumbuhan rambut di tubuhnya tetap tak terkendali. Ia harus menerima kenyataan bahwa dokter belum berhasil menemukan penawar sindroma tersebut.

Berhasil melewati masa kritis di awal kehidupannya, Supatra tumbuh sehat. Dia sangat menyukai menari, menonton kartun, dan mendengarkan musik. Dia juga memiliki cita-cita yang tidak kalah dari anak sebayanya.














Baca Lebih Lanjut Kategori: , , , ,


Pria ini Mengidap Penyakit Tumor Batu 'Alien' di Dadanya


Hasil yang mengejutkan dari pemeriksaam pindai sinar X pada pria 36 tahun bernama Josh Abken ini. Gambar hasil pindai tersebut menunjukkan sebuah tumor raksasa tumbuh dalam tubuh pria asal California tersebut.

Seperti dilabnsir vivanews.com, "Saya hanya berpikir memiliki gangguan otot serius. Tetapi dokter menyatakan tidak mengetahui tumor apa yang bersarang pada tubuhku saat memperlihatkan gambarnya," katanya seperti dilaporkan CBS 13.

Wakil Kepala Sekolah di wilayah Chico ini memiliki tumor raksasa sebesar ukuran bola sepak. Anehnya lagi, tumor 'alien' tersebut sekokoh batu dengan tentakel yang tumbuh di sekelilingnya.

Diperkirakan, tumor yang dijuluki 'Kill Gill' ini mulai tumbuh selama satu dekade terakhir. Tumor mulai menekan jantung dan mendesak paru-parunya keluar dari posisi normal. Akibatnya, perut terdorong ke bawah dan menyebabkan sakit punggung kronis.

"Melakukan bedah terhadap tumor yang seperti batu, adalah pengalaman bedah yang sangat sulit. Butuh operasi maraton selama beberapa jam mengeluarkannya," ujar dokter ahli bedah yang memimpin operasi Costanzo Di Perna seperti dimuat Aol Health.

Operasi sukses dilakukan dan Abken seperti punya kehidupan baru. "Anda bagaikan memiliki kesempatan hidup yang sama sekali berbeda untuk sisa hidup Anda. Sekarang saya mensyukuri apa yang saya miliki," katanya. LM
Baca Lebih Lanjut Kategori: , , ,