Isi Teks Pidato Presiden SBY Pembukaan KTT ASEAN


Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) resmi membuka Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN di Jakarta Convention Center (JCC). SBY mengucapkan selamat datang kepada seluruh kepala negara, kepala pemerintahan, dan seluruh delegasi ASEAN yang hadir dalam KTT. Berikut isi teks pidato lengkap presiden SBY pada pembukaan KTT ASEAN

Bismillahirrahmanirrahim.
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Salam sejahtera untuk kita semua.
Yang Mulia Para Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan Negara-Negara ASEAN,
Yang saya hormati Sekretaris Jenderal ASEAN dan para Menteri ASEAN,
Yang saya hormati para Pimpinan Lembaga-lembaga Negara Republik Indonesia,
Yang saya hormati para Pimpinan Parlemen ASEAN, representasi organisasi
Civil Society dan representasi Pemuda Negara-negara ASEAN,
Yang Mulia para Duta Besar Negara sahabat, dan Pimpinan Organisasi Internasional,
Para anggota delegasi dan hadirin sekalian yang saya hormati,

Dengan penuh rasa syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, atas rahmat dan karunia-Nya, pada hari yang bersejarah ini, kita dapat berkumpul bersama untuk menghadiri Pembukaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-18 ASEAN.

Hadirin sekalian yang saya muliakan.

Sejarah mencatat, sebagai salah satu pelopor integrasi kawasan di dunia, ASEAN dibentuk berdasarkan keinginan untuk menciptakan perdamaian, membangun konsensus, dan memajukan stabilitas, melalui integrasi dan kerjasama kawasan. Kita menyadari, bahwa untuk menjamin perdamaian dan stabilitas di kawasan Asia Timur, ASEAN harus terlebih dahulu mampu menjamin perdamaian di kawasannya sendiri.

ASEAN berkewajiban untuk merespon dinamika konflik, yang dapat mempengaruhi citra ASEAN dan perdamaian yang berkelanjutan di kawasan ini. Jika terjadi konflik, ASEAN juga harus mampu memfasilitasi forum diplomatik dan dialog terbuka, dengan tujuan menciptakan perdamaian bersama. Semua upaya itu, sudah kita gariskan dalam Cetak Biru Komunitas Politik Keamanan ASEAN. Kewajiban kita tinggalah melaksanakan komitmen dan kesepakatan bersama tersebut.

Hadirin sekalian yang saya hormati.

Saat ini dan ke depan, kita juga menghadapi masalah ketahanan pangan dan ketahanan energi. Dalam situasi global saat ini, populasi penduduk dunia diproyeksikan tumbuh pesat dari tujuh milyar saat ini, menjadi sembilan miliar pada tahun 2045. Bangsa-bangsa di muka bumi akan menghadapi kompetisi, untuk memperoleh sumber-sumber penghidupan yang terbatas. Kompetisi untuk energi, untuk pangan, dan untuk air yang bersih dan dapat diminum, menjadi bagian dari kompetisi global.

Tidak perlu terlalu jauh, untuk memproyeksikan apa yang terjadi dalam kurun waktu sepuluh atau dua puluh tahun ke depan, saat ini saja kita sedang menghadapi harga pangan dan energi yang sangat fluktuatif, yang cenderung terus meningkat di pasar dunia. Ketahanan pangan merupakan tantangan yang sangat besar bagi ASEAN.

Oleh karena itu, diperlukan kerja sama ASEAN yang nyata dan efektif, untuk lebih menekankan program yang berorientasi pada kesiapan menjamin ketersediaan pangan rakyat.

Salah satu langkah cepat yang harus kita ambil adalah pelaksanaan ASEAN Integrated Food Security Framework secara komprehensif, utamanya dalam penelitian dan pengembangan, serta investasi dalam bidang pangan. Dan secara khusus, yang perlu diperhatikan adalah memformulasikan sistem cadangan pangan di ASEAN, yang juga dapat memungkinkan terbantunya para petani kita untuk keluar dari kemiskinan.

ASEAN harus memperkuat kerja sama kawasan dalam pengembangan sumber-sumber energi terbarukan dan energi alternatif, termasuk hydro-power dan panas bumi. Salah satu caranya, kita harus memajukan pembangunan pusat-pusat penelitian dan pengembangan energi terbarukan di kawasan kita.

Kita mesti memberikan perhatian yang amat serius untuk kerja sama dan upaya nyata mengatasi gejolak harga pangan dan energi dunia, karena dampaknya yang buruk bagi kesejahteraan rakyat kita. Sejarah menunjukkan bahwa kenaikan harga pangan dan energi, akan langsung mengakibatkan kenaikan jumlah penduduk yang miskin. Sedangkan kita sangat tahu dan merasakan, bahwa untuk menurunkan angka kemiskinan adalah sesuatu yang tidak mudah.

Hadirin sekalian yang saya muliakan.

Selain masalah pangan dan energi, kita juga tidak menutup mata dengan masih terjadinya konflik-konflik bersenjata di berbagai penjuru dunia. Konflik di Libya, belum mereda. Pergolakan politik di Timur Tengah masih terus berlangsung, disertai dengan meluasnya kekerasan. Di perairan internasional, pembajakan dan perompakan di laut semakin rawan. Dan kita juga dihadapkan pada sindikat kejahatan dan terorisme internasional.

Dalam penanganan bencana alam, saya berpandangan bahwa terdapat dua hal utama yang perlu kita perhatikan.

Pertama, kita perlu meningkatkan kapasitas dan koordinasi regional, melalui pembentukan ASEAN Coordinating Centre for Humanitarian Assistance on Disaster Management (AHA Centre).

Dan yang kedua, melaksanakan latihan bersama penanganan bencana alam, seperti yang telah dilaksanakan dalam ASEAN Regional Forum Disaster Relief Exercise di Manado bulan Maret lalu, yang diketuai bersama oleh Indonesia dan Jepang.

Hadirin sekalian yang saya muliakan.

Untuk itulah, sebagai Ketua ASEAN, Indonesia menetapkan tiga prioritas utama yang mesti kita sukseskan bersama.

Pertama, kita harus dapat memastikan tercapainya kemajuan-kemajuan penting dalam membangun Komunitas ASEAN; Kedua, kita harus memastikan terpeliharanya tatanan dan situasi di kawasan yang kondusif bagi upaya pencapaian pembangunan, antara lain melalui KTT Asia Timur dengan tetap menjaga sentralitas ASEAN; dan Ketiga, kita harus mensukseskan pembahasan mengenai perlunya visi "ASEAN pasca 2015", yaitu peran Komunitas ASEAN di antara Komunitas Global Bangsa-Bangsa.

Ini berarti, pada saat, insya Allah Komunitas ASEAN terbentuk pada tahun 2015, kita telah siap untuk meningkatkan peran ASEAN, dalam menjawab tantangan-tantangan global yang membentang di depan kita tantangan yang dapat menyulitkan kehidupan generasi mendatang.

Kita memperjuangkan tiga prioritas tadi, berdasarkan premis bahwa seluruh daya upaya kita akan bersifat kerakyatan (people centred). Seluruh lapisan masyarakat di negara-negara anggota ASEAN mesti dilibatkan, agar mereka semua mempunyai rasa kepemilikan dan keinginan yang kuat untuk berpartisipasi. Mereka akan menjadi yang pertama, dan yang paling utama mendapatkan keuntungan dari inisiatif kita.

Hadirin sekalian yang saya muliakan.

Tahun ini, ketika Indonesia menjadi Ketua ASEAN, bersama-sama kita telah membuat kemajuan yang berarti, dalam mewujudkan ketiga prioritas yang saya kemukakan tadi. Di tengah perubahan arsitektur kawasan, saya berharap KTT ASEAN kali ini dapat menyepakati langkah-langkah menuju Konferensi Tingkat Tinggi Asia Timur, yang diharapkan akan memiliki kontribusi lebih jauh bagi pemajuan lingkungan kawasan yang stabil dan damai, serta mendatangkan kemakmuran bersama. Tentu tidak hanya sampai di situ.

Masih banyak yang harus kita lakukan dan kita kerjakan secara bersama-sama. Kita harus memastikan bahwa Master Plan on ASEAN Connectivity dapat diimplementasikan secara efektif. Dalam kaitan ini, Indonesia tengah menyelesaikan Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI), guna mempercepat pem-bangunan enam koridor ekonomi di Indonesia.

Saya yakin, apa yang Indonesia lakukan ke depan ini, di samping akan mengembangkan pereko-nomian nasional dan konektivitas intra-Indonesia, juga akan lebih membangkitkan perekonomian ASEAN, sekaligus mempercepat terbangunnya konektivitas ASEAN.

Hadirin sekalian yang saya muliakan.

Di kawasan ASEAN yang dinamis ini, untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat, masih banyak yang perlu kita lakukan. Kita harus bekerja keras untuk memberdayakan dan meningkatkan usaha kecil dan menengah. Kita perlu lebih mengembangkan perdagangan, investasi dan pariwisata intra ASEAN. Dan kita pun harus lebih meningkatkan kerja sama kita dengan mitra wicara ASEAN agar dapat lebih bermanfaat.

Kita perlu meluncurkan lebih banyak lagi, upaya untuk memajukan interaksi antar masyarakat (people-to-people). Dialog Para Pemimpin ASEAN dengan Majelis Antar Parlemen ASEAN, para wakil dari kalangan masyarakat sipil, dan para pemuda selama KTT ini berlangsung, merupakan salah satu bentuk upaya untuk menjadikan ASEAN sebagai organisasi yang berorientasi dan berpusat pada masyarakat. Itulah cita-cita kita. Itulah harapan kita. Harapan baru bagi komunitas ASEAN.

Hadirin sekalian yang saya muliakan.

Saat ini, mata dunia sedang tertuju ke kawasan ASEAN, tempat kita tumbuh, berkembang, dan maju bersama. Kenyataan ini, harus menjadi inspirasi bagi kita untuk bekerja lebih keras; mencapai Komunitas ASEAN tahun 2015, dan menjadikan hubungan kemitraan di antara kita semakin bermanfaat untuk menyelesaikan masalah-masalah global.

Sekali lagi, mari kita tingkatkan kerja sama kita. Mari kita libatkan rakyat kita dalam membangun kawasan ASEAN, agar kehidupan rakyat di kawasan ini menjadi lebih aman, lebih tentram, lebih damai, lebih harmonis, dan lebih sejahtera. Karena itulah, saya sungguh berharap Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN tahun ini, dapat menjadi jembatan menuju keberhasilan yang kita harapkan bersama. Sekali lagi, mari kita wujudkan :

ASEAN : Satu Visi, Satu Identitas, Satu Komunitas.
ASEAN : One Vision, One Identity, One Community.

Terima kasih.
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabakatuh
Baca Lebih Lanjut Kategori: ,


Video Presiden Ceko 'Curi' Pulpen Tenar di YouTube


Ada-ada saja ulah memalukan dari Presiden Republik Ceko Vaclav Klaus yang mengutil sebuah pulpen. Lantas saja ulah presiden tersebut menjadi hits di YouTube. Meski diunggah pada 10 April lalu, video berdurasi beberapa detik itu memperlihatkan sang presiden dengan entengnya mengambil pulpen di depannya dan memasukkan ke saku jasnya.

Sang presiden, yang sangat terkenal dengan kontroversi menolak keberadaan ilmu perubahan iklim, tertangkap kamera mengutil pulpen ketika melakukan kunjungan kenegaraan ke Chile. Dalam video itu, tampak Klaus mengagumi pulpen itu, mengangguk-angguk sesaat, dan tak berapa lama kemudian tangannya kemudian beraksi di balik meja. Ia bahkan tak peduli saat Presiden Chile Sebastian Pinera berbicara di depan media.

Video itu sudah mencapai 1,4 juta hits. Tak berapa lama kemudian juru bicara presiden Republik Ceko bernama Radim Ochvata mengatakan jika pulpen itu adalah hadiah.


Baca Lebih Lanjut Kategori: ,


Foto Salaman Tinju Presiden AS Obama


Ternyata Obama punya cara yang unik dalam berjabat tangan. Bukan salaman resmi pada umumnya tapi salaman tinju layaknya dalam pergaulan anak muda sehari-hari. Mungkin foto-foto berikut ini menunjukkan bahwa presiden AS itu memang orang yang berjiwa muda dan mudah bergaul di kalangannya.

fist bumping obama 10 333x500 How to greet Obama

fist bumping obama 09 500x333 How to greet Obama

fist bumping obama 08 500x333 How to greet Obama

fist bumping obama 07 500x333 How to greet Obama

fist bumping obama 06 500x333 How to greet Obama

fist bumping obama 05 500x333 How to greet Obama

fist bumping obama 04 500x333 How to greet Obama

fist bumping obama 03 500x333 How to greet Obama

fist bumping obama 02 500x333 How to greet Obama

fist bumping obama 01 500x333 How to greet Obama


Baca Lebih Lanjut Kategori: , , ,


OBAMA BERHENTI MEROKOK Presiden AS Sudah 9 Bulan Berhenti Merokok


Obama mengatakan tidak seorang perokok berat yang merokok setiap hari. Namun Presiden AS itu menyadari kebiasaan buruknya harus dihentikan. Melalui tekad dan dukungan keluarga, presiden sudah 9 bulan berhenti merokok.

"Saya belum melihat dan menyaksikan ada bukti dari merokok dalam waktu sembilan bulan," kata Sekretaris Pers Gedung Putih Robert Gibbs mengatakan ketika ditanya oleh wartawan tentang bagaimana Obama tawaran untuk berhenti merokok seperti dilansir politicsdaily.com.

Slogan kampanye Obama "Ya Kita Bisa" ckup sesuai dengan tekadnya untuk berhenti merokok. kebiasaan merokok Obama berada di bawah sorotan ketika dia maju dalam pemilihan presiden AS 2009. Sebelum terpilih Presiden AS, Obama telah bertekad untuk berhenti merokok.

Ketika kampanye Obama mengakui kebiasaan buruk merokok saat remaja. Beberapa foto merokok Obama juga menjadi kampanye bulan-bulanan lawan politiknya. Namun, Obama mengatakan ia bukan perokok setiap hari. "Aku tidak pernah menjadi perokok berat. Aku telah berhenti secara periodik selama beberapa tahun terakhir karena permintaan yang kuat dari istri dan menggantinya dengan mengunyah Nicolette" kata Obama. Pada waktu itu, Obama mengatakan istrinya Michelle telah memberikan semangat dan mendorongnya untuk keluar dari lingkaran setan merokok karena alasan kesehatan.

Dalam pemeriksaan medis presiden pada Maret 2010, Obama dinyatakan sehat dan terus berjuang untuk berhenti merokok. Karena pemeriksaan medis diumumkan, penghuni Gedung Putih juga tidak pernah lagi melihat merokok Obama.

Asap rokok tidak memakan waktu terlalu lama untuk masuk ke aliran darah seseorang. Setelah dalam darah, racun dalam asap rokok langsung mengubah struktur sehingga menjadi lengket satu sama lain. Perokok berat atau yang hanya kadang-kadang merokok sama-sama dalam bahaya. Penelitian menunjukkan efek negatif dari merokok dapat terjadi lebih cepat dari yang diharapkan, sehingga rokok sudah cukup untuk memicu serangan jantung. LM
Baca Lebih Lanjut Kategori: , ,