Kepala Osama Bin Laden Dibandrol Rp 590 Ribuan


Kepala Osama Bin Laden Dibandrol Rp 590 Ribuan - Upss,, tunggu dulu. Ini bukan kepala Osama sungguhan yang tewas dibunuh oleh pasukan tentara Amerika, melainkan kepala tuas transmisi yang berbentuk kepala Osama Bin Laden.


Sebuah Perusahaan transmisi di Amerika membuat aksesoris menarik untuk pengguna mobil, yakni sebuah Shift-knob atau kepala tuas transmisi berbentuk kepala Osama Bin Laden yang bisa anda tebus dengan harga Rp 590 Ribuan. Wujudnya pun lengkap dengan wajah bopeng disana-sini akibat penyergapan tentara khusus Amerika.

Knob tuas Transmisi kepala Osama Bin Laden tersebut dibuat dari bahan resin berkualitas tinggi dan dilukis tangan agar menambah nilai ekslusifitasnya. kepala tersebut juga sudah dilapisi cat pelindung agar warnanya tidak pudar. Kalau memang tertarik, buruan pesan, karena pembuatnya mengatakan hanya akan memproduksi knob tuas transmisi berkepala Osama Bin Laden ini hanya sebanyak 5.000 unit.
Baca Lebih Lanjut Kategori: ,


Osama yang Tewas Ternyata Osama Palsu


Osama yang Tewas Ternyata Osama Palsu. Kebohongan Amerika Serikat yang terus menerus menyesatkan dunia kembali terungkap. Ternyata Osama Bin Laden yang terbuh dalam operasi militer tentara Amerika Serikat di Abbottabad, Pakistan, itu ternyata Osama palsu.


Seperti dilansir Veterans Today, Gordon Duff membeberkan fakta kebohongan Amerika Serikat tersebut. Duff merupakan editor senior dari Veterans Today yang berbasis di Ohio. Bekerja di bawah agen CIA Raymond Davis, Duff membongkar kebohongan tersebut dalam sebuah wawancara pada acara US Desk Press TV.

"Usamah bin Ladin nyatanya telah meninggal tahun lalu setelah menerima perawatan di rumah sakit Amerika karena berbagai penyakit," kata Gordon Duff. "CIA menjaga rumah di Abbottabad di mana disimpan para agen tepat di samping komplek yang diduga Usamah bin Ladin". Duff mengatakan bahwa komplek tersebut penuh dengan agen-agen bersenjata yang mungkin bertugas untuk melindungi Usamah bin Ladin palsu.
Baca Lebih Lanjut Kategori:


Obama dan Osama Bin Laden Ternyata Teman Dekat


Obama dan Osama Bin Laden Ternyata Teman Dekat. Osama Bin Laden telah meninggal oleh pasukan Amerika Serika, namun di Brazil, Obama dan Osama bin Laden yang lain minum, bersama bermain, dan berdiskusi tentang perdamaian dunia.








Baca Lebih Lanjut Kategori: , , ,


Virus Osama Bin Laden di Facebook


Apakah anda pernah mendapatkan pesan yang tidak biasa dari teman Facebook untuk membuka link video tewasnya Osama bin Laden? Hati-hati, barangkali itu adalah virus yang siap menginfeksi komputer Anda yang sedang marak belakangan ini setelah berita kematian Osama Bin Laden.

Seperti dilansir Republika, virus berlabel "Osama", "bin Laden" atau "Osama bin Laden" itu kini menjadi salah satu virus yang banyak menjangkiti internet. Para pengguna internet yang penasaran tentang bagaimana kondisi terakhir Osama bin Laden bisa menjadi korbannya.

Di facebook, virus semacam itu bisa disebar dengan spam yang biasanya berupa pesan, termasuk chat atau obrolan, berbahasa Inggris dengan link yang mencurigakan. Pesan itu sering kali tidak dicerugai karena mencatut ID teman di facebook.

Email juga menjadi sasaran spam bermodus link video Osama bin Laden. Sampai saat ini telah muncul email berbahasa Spanyol yang mengandung Trojan horse ketika link foto di dalamnya diklik.

"Saya kira ini (link-link palsu mengenai Osama) sebaiknya dihindari," tulis Dave Marcus, kepala penelitian keamanan untuk Mcfee Labs.

"Berita kematian Osama bin Laden menjadi daya tarik yang terlalu bagus untuk dilewatkan bagi kriminal di dunia maya dan scammers," kata penulis contoh malware mengungkap alasan mewabahnya virus Osama bin Laden.
Baca Lebih Lanjut Kategori: , ,


Foto Eksklusif Setelah Osama Bin Laden Tewas


Kantor berita Reuters memperoleh sejumlah foto yang diambil beberapa jam setelah penyerangan pasukan khusus Amerika Serikat ke kompleks Osama bin Laden di Abbottabad, Pakistan.

Seperti dilansir Metrotv, Foto-foto hasil bidikan petugas keamanan Pakistan itu menunjukkan tiga jenazah pria diatas genangan darah. Namun tidak tampak adanya sepucuk senjata pun. Foto-foto hasil bidikannya ini kemudian dijual ke kantor berita Reuters.

Petugas keamanan Pakistan memasuki kompleks, setelah serangan dinihari Navy SEAL Amerika usai. Tidak seorangpun jenazah pria ini mirip dengan Osama bin Laden. Presiden Amerika Serikat Barack Obama telah memutuskan tidak akan merilis foto jenazah Obama karena dinilai akan memicu sentimen anti Amerika dan dijadikan alat propaganda oleh teroris.

Selain foto jenazah tiga pria yang tewas, juga ada foto helikopter Amerika Serikat yang sengaja diledakan akibat mengalami kerusakan mesin.

Secara lengkap Foto Eksklusif Setelah Osama Bin Laden Tewas dirilis Reuters di link beriku:
http://www.reuters.com/subjects/bin-laden-compound
Baca Lebih Lanjut Kategori: ,


Salah Berita, Obama Ternyata Telah Mati Ditembak dan Dibunuh [Video]


Ternyata beberapa wartawan Amerika Serikat (AS) bermasalah dalam membedakan nama Obama dengan Osama. Masalah tersebut terlihat saat mereka memberitakan peristiwa penting tentang tewasnya Osama yang diumumkan langsung oleh Obama.

Seperti dilansir The Huffington Post, kesalahan fatal dilakukan seorang pembaca berita di stasiun televisi Fox News di Washington DC, saat Obama mengumumkan kematian Osama pada Minggu tengah malam waktu setempat, 1 Mei 2011.

"Presiden Obama berbicara dari Ruang East Room di Gedung Putih...," demikian ucap pembaca berita dengan lantang, usai pidato Obama.

Selanjutnya, si pembaca berita melakukan kesalahan saat melanjutkan kalimat dengan, "...berkata kepada seluruh negeri dan dunia bahwa Presiden Obama, ternyata, telah mati." Rekan si pembawa berita langsung buru-buru mengoreksi. Menyadari telah berbuat salah, yang bersangkutan akhirnya dengan cepat berucap, "Sorry, Osama bin Laden ternyata telah mati."

Adegan itu langsung direkam seorang pemerhati dan diunggah ke laman jejaring sosial YouTube. Rekamannya bisa dilihat dengan mengklik tautan ini.

Bukan wartawan Fox News saja yang berbuat salah terkait Obama dan Osama. Jurnalis dari stasiun berita MSNBC, Norah O'Donnell, sempat menulis kabar terbaru dalam akunnya di laman Twitter: Obama ditembak dan dibunuh. Dia lantas buru-buru mengoreksi tweet sebelumnya, dengan mengganti kata Obama dengan Osama.

Baca Lebih Lanjut Kategori: , ,


Pemakaman Osama Bin Laden di Laut Tidak Islami [Video]


Pemakaman jasad Osama bin Laden di laut yang akan dilakukan pemerintah AS mengundang pertanyaan besar seluruh umat muslim di seluruh dunia dan dianggap melecehkan syariah islam. Mengapa harus di laut?

Seperti di lansir Viva, beberapa ulama besar di negara-negara Arab menentang cara pemakamanan Osama bin Laden di laut oleh Amerika Serikat. Mereka mengatakan bahwa cara ini tidak Islami dan bahkan melecehkan hukum Islam.

Para ulama besar Arab mengatakan bahwa pemakaman seorang Muslim haruslah di dalam tanah dengan kepala menghadap ke Ka'bah di Mekah. Pemakaman dengan cara dilarung atau ditenggelamkan di laut diperbolehkan, jika memang dia tewas di kapal dan jauh dari daratan.

"Pemakaman bin Laden di laut bertentangan dengan prinsip hukum Islam, nilai-nilai agama dan adat kemanusiaan," ujar Sheik Ahmed al-Tayeb, Imam besar mesjid al-Azhar, Kairo, Mesir.

Pemerintah AS berdalih bahwa pemakaman di laut terpaksa dilakukan setelah tidak menemukan negara yang mau menerima jasad Osama. Juga terdapat kekhawatiran makam Osama akan disakralkan oleh para pengikutnya, walaupun dalam hukum Islam sebuah makam diharamkan untuk dijadikan tempat keramat.

Presiden AS, Barack Obama, mengatakan bahwa jasad Osama telah ditangani dengan cara Islami, yaitu disegerakan dan dimandikan. Tidak jelas apakah jasad tersebut disolatkan sebelum dimakamkan di laut Arab bagian utara.

Oleh ulama garis keras asal Lebanon, Omar Bakri Mohammed, hal ini dipandang sebagai sebuah pelecehan bagi umat Islam. Dia mengatakan bahwa hal ini malah akan justru menuai kemarahan bagi para pengikut al-Qaeda.

"Amerika ingin melecehkan Islam melalui pemakaman ini, dan saya kira ini tidak masuk ke dalam kepentingan pemerintah AS. Ini adalah strategi yang salah yang hanya akan menimbulkan kemarahan," ujar Mohammed.

Imam besar Dubai, Mohammed al-Qubaisi, mengatakan bahwa pemakaman di laut diperbolehkan jika seseorang meninggal di atas kapal dan jauh dari daratan. Pemakaman juga tidak sembarangan, melainkan dengan cara ditenggelamkan di dasar laut.

"Jika keluarga dan negara lainnya tidak mau menerimanya, gampang saja dalam Islam, kau gali lubang di mana saja, bahkan di pulau tidak berpenghuni, solatkan dan selesai," ujar al-Qubaisi.

"Pemakaman di laut diperbolehkan bagi Muslim dalam keadaan tertentu. Ini bukan salah satu diantaranya," lanjutnya lagi.

Ulama lainnya dari Irak, Abdul-Sattar al-Janabi, mengatakan bahwa cara pemakaman Osama akan memprovokasi umat Muslim, terutama Muslim garis keras, untuk bertindak.

"Sangat tidak bisa diterima dan merupakan sebuah kejahatan melemparkan jasad seorang Muslim ke laut. Jasadnya seharusnya diberikan kepada keluarganya untuk mencari negara untuk menguburkannya," kata al-Janabi


Baca Lebih Lanjut Kategori: ,


Mengenal Usamah bin Muhammad bin Awwad bin Ladin


Siapakah sebenarnya sosok Usamah bin Muhammad bin Awwad bin Ladin atau sering dipanggil Usamah bin Ladin (atau Osama bin Laden dalam ejaan Inggris) yang paling dicari pemerintah Amerika Serikat ini?

Dari beberapa sumber yang didapat, Usamah dilahirkan pada tanggal 28 Juni 1957 di Kota Jeddah, Arab Saudi. Dia adalah pendiri Al-Qaeda. Usamah adalah anak ke-17 dari 52 bersaudara. Ayahnya yang bernama Muhammad bin Ladin adalah seorang petani miskin dari Yaman yang kemudian bermigrasi ke Arab Saudi setelah Perang Dunia II.

Di tempat yang baru ini Muhammad bin Ladin memulai dengan usahanya, yang baru bergerak dalam bidang bisnis pembangunan. Pada akhirnya ia memenangkan banyak kontrak bagi pembangunan masjid-masjid dan istana-istana yang sangat bernilai dari pemerintah Arab Saudi.

Oleh karena itu ia telah mengembangkan tali persahabatan yang sangat akrab dengan keluarga Kerajaan Saudi. Muhammad bin Ladin kemudian telah menjadi salah seorang yang paling kaya di Arab Saudi, yang diperkirakan memiliki keuntungan miliaran dolar Amerika Serikat. Dari keuntungannya ini diperkirakan Muhammad bin Ladin memiliki saham sebesar hampir 300 miliar dolar Amerika.

Ketika berusia remaja, Usamah bin Ladin telah bergabung dengan gerakan konservatif-baru (ultrakonservatif), sebuah gerakan politik dalam agama Islam yang sebagian mengadopsi pemahaman salaf (paham pemurnian agama para ulama Saudi) tetapi kurang mendapat dukungan dari para ulama, dan ia pernah masuk ke dalam dinas kepolisian yang menegakkan hukum-hukum syariah.

Usamah menjadi mahasiswa pada Universitas King Abdul Aziz di Jeddah, di mana ia berguru pada salah satu dari gurunya, yakni Syekh Abdullah Azzam. Guru Abdullah Azzam inilah yang kemudian diketahui sebagai tokoh utama yang memainkan peran, memobilisasi dukungan bangsa Arab bagi kaum mujahidin yang berperang melawan pendudukan Uni Soviet atas Afghanistan. Usamah bin Ladin lulus menyelesaikan studinya dan diwisuda tahun 1979 dalam bidang ekonomi dan manajemen.

Usamah bin Ladin mulai membangun jaringan komunikasinya pada tahun 1979, ketika ia berangkat ke Afghanistan bergabung dalam milisi perang kaum pejuang Afghan yang dikenal sebagai kaum mujahidin yang tetap bertahan dan bertempur melawan Soviet.

Usamah juga terlibat mengambil bagian dalam beberapa pertempuran selama perang Afghanistan. Ketika peperangan melawan Soviet hampir berakhir, Usamah mendirikan gerakan Al-Qaeda, sebuah organisasi para mantan/eks pejuang mujahidin dan para pendukung lainnya yang membantu menyalurkan baik dana maupun para pejuang bagi gerakan pertahanan Afgan.

Ketika tentara-tentara Soviet menarik mundur keluar dari Afghanistan, Usamah bin Ladin pulang kembali ke Arab Saudi dan bergabung bekerja pada perusahaan konstruksi dan bangunan milik keluarga, grup perusahaan Bin Ladin.

Di sini ia kemudian terlibat bersama kelompok orang-orang Saudi yang berseberangan dan melawan pemerintahan kerajaan/monarki Saudi, yakni terhadap Keluarga Raja Fahd. Pada tahun 1995 Usamah bin Ladin membangun infrasruktur di Sudan ketika hubungannya dengan Presiden Umar Al Basyir dan Dr. Hasan Turabi yang memerintah Sudan cukup baik.

Dianggap radikal

Pada tahun 1994, Pemerintah Saudi mencabut hak kewarganegaraan Usamah dan membekukan seluruh aset dan kekayaannya di seluruh negeri. Usamah bin Ladin diyakini berbagai pihak sebagai tokoh pusat dan kunci, dari suatu koalisi internasional dari kaum radikal Islam.

Menurut pemerintah Amerika Serikat, Al-Qaeda telah meniru gerakan-gerakan aliansi dengan pola pikir kelompok-kelompok fundamentalis, seperti misalnya kelompok Al-Jihad di Mesir, Gerakan Hizbullah di Iran, Front Islam Nasional di Sudan, dan kelompok-kelompok jihad lainnya di Yaman, Arab Saudi, dan Somalia.

Sejak 1992, pemerintah Amerika Serikat memberi kesan bahwa Usamah bin Ladin dan anggota-anggota lainnya dari gerakan Al-Qaeda menjadi target sasaran militer Amerika yang bertugas di Arab Saudi, dan di Yaman, dan satuan militer yang ditugaskan di Tanduk Afrika, termasuk di Somalia.

Paling dicari

Pada 20 Agustus 1998, Presiden Bill Clinton memerintahkan armada kapal perang Amerika Serikat menggempur kamp-kamp di Afghanistan yang dicurigai sebagai sarang pelatihan teroris, dan penggempuran terhadap pabrik reaktor kimia di Kota Khartoum, Sudan.

Usamah bin Ladin bisa selamat dari serangan itu dan dijatuhi hukuman oleh Amerika Serikat dengan tuduhan sebagai perancang atau otak di balik serangan-serangan bulan November 1998.

Presiden George W. Bush telah menyatakan, Usamah adalah tertuduh utama dalam serangan teroris di Kota New York dan Washington pada tanggal 11 September 2001, sama persis bahwa Usamah adalah tertuduh pelaku utama dalam pengeboman gedung World Trade Center pada tahun 1993, dan terhadap lusinan serangan teroris yang lain terhadap kedutaan-kedutaan besar Amerika Serikat, kapal-kapal perang, dan aset-aset Amerika Serikat lainnya.

Para perwira Taliban telah mengutuk berbagai serangan fasilitas Amerika Serikat dan menegaskan bahwa Taliban pasti tidak terlibat. Usamah bin Ladin sendiri telah menyangkal keterlibatan dirinya dalam pembantaian dan pertumpahan darah 11 September 2001 itu.

Pada 1 Mei 2011 Usamah bin Ladin tewas dalam serangan yang dilakukan militer Amerika Serikat di Islamabad, Pakistan, tempat persembunyiannya selama ini. Kemudian 2 Mei 2011 pasukan Amerika Serikat melakukan tes DNA untuk memastikan kematian Usamah.
Baca Lebih Lanjut Kategori:


Video Osama Bin Laden Tewas Terbubuh di Mansion Mewah


Pemimpjn Al Qaida, Osama Bin Laden dibunuh oleh pasukan khusus AS di sebuah mansion memah sekitar 100 kilometer, arah utara Kota Islamabad, Pakistan. Ia tewas dengan isiti muda beserta sejumlah anggota keluarganya.

Seperti dilansir Tribun, operasi ini berlangsung selama 40 menit dan dilakukan oleh dua helikopter. Pasukan khusus Amerika Serikat (AS), Navy Seals, berhasil menemukan tempat persembunyian Pemimpin Al Qaeda di pegunungan yang terletak di perbatasan Afganistan.

Pasukan khusus ini menyerbu bangunan menyerupai benteng setelah empat tahun berusaha mencari jejak Osama Bin Laden. Penemuan ini dilakukan setelah sejumlah orang ditangkap pascaserangan 11 September 2001.

"Orang yang ditahan itu juga mengatakan bahwa pria yang berhasil ditangkap ini satu dari kurir terpercaya bin Laden. Mereka diduga yang melindungi bin Laden," demikian disampaikan pejabat tersebut di depan wartawan.

Lokasi itu diperkirakan bernilai satu juta dollar AS atau setara dengan Rp 9 miliar di kawasan kelas atas di Kota Islamabad. Osama tinggal di sana bersama istri mudanya. Demikian disampaikan seorang pejabat AS.

Baca Lebih Lanjut Kategori: ,


Inilah Isi Teks Pidato Barack Obama Perihal Tewasnya Osama Bin Laden [Video]


Presiden Amerika Serikat, Barack Obama mengungkapkan bahwa Pemimpin Al Qaeda, Osama Bin Laden tewas terbunuh oleh pasukan Amerika dalam baku tembak di Pakistan. Barikur hasil transkrip lengkap isi pidato Obama perihal tewasnya Osama Bin Laden.

Selamat malam. Malam ini, saya dapat melaporkan kepada rakyat Amerika dan kepada dunia bahwa Amerika Serikat telah melakukan operasi yang menewaskan Osama bin Laden, pemimpin al Qaeda, dan seorang teroris yang bertanggung jawab atas pembunuhan ribuan tak berdosa, perempuan laki-laki dan anak-anak . Sudah hampir sepuluh tahun yang lalu bahwa hari September terang menjadi gelap oleh serangan terburuk terhadap rakyat Amerika dalam sejarah kami. Gambar 9 / 11 adalah membakar ke dalam memori nasional kita. pesawat dibajak memotong melalui langit tak berawan September, menara kembar runtuh ke tanah, asap hitam mengepul naik dari pentagon, reruntuhan penerbangan 93 di Shanksville, Pennsylvania, di mana tindakan warga heroik disimpan patah hati bahkan lebih dan kehancuran.

Namun kita tahu bahwa gambar terburuk adalah mereka yang gaib kepada dunia, kursi kosong di meja makan, anak-anak yang dipaksa untuk tumbuh tanpa ibu atau ayah mereka, orang tua yang tidak akan pernah tahu perasaan anak mereka pelukan , hampir 3.000 warga yang diambil dari kami, meninggalkan lubang menganga dalam hati kita. Pada tanggal 11 September 2001, pada saat kita sedih, rakyat Amerika datang bersama-sama. Kami menawarkan tangan tetangga kami, dan kami menawarkan terluka darah kita. Kami menegaskan kembali hubungan kami satu sama lain dan kecintaan kami terhadap masyarakat dan negara. Pada hari itu, tidak peduli dari mana kita berasal, apa yang Tuhan kami berdoa untuk atau apa ras atau etnis kami, kami bersatu sebagai satu keluarga Amerika.

Kami juga bersatu dalam tekad kita, untuk melindungi bangsa kita dan untuk membawa mereka yang melakukan serangan ganas ke pengadilan. Kami dengan cepat belajar bahwa 9 / 11 serangan itu dilakukan oleh Al Qaeda, sebuah organisasi dipimpin oleh Osama bin Laden, yang telah secara terbuka menyatakan perang terhadap Amerika Serikat dan bertekad untuk berdosa membunuh di negara kita dan di seluruh dunia. Jadi kami pergi berperang melawan al Qaeda, untuk melindungi warga negara kita, teman kita, dan sekutu kami. Selama sepuluh tahun terakhir, berkat kerja tak kenal lelah dan heroik dari militer kami dan profesional kontraterorisme kami, kami telah membuat langkah besar dalam upaya itu. Kami telah terganggu serangan teroris dan memperkuat pertahanan tanah air kita. Di Afghanistan, kami menyingkirkan pemerintahan Taliban yang pernah diberikan bin Laden dan Al Qaeda berlindung yang aman dan dukungan. Dan di seluruh dunia, kami bekerja dengan teman-teman kita dan sekutu untuk menangkap atau membunuh sejumlah teroris al Qaeda termasuk beberapa yang merupakan bagian dari plot 9 / 11.

Namun, Osama bin Laden dihindari ambil. Dan melarikan diri melintasi perbatasan Afghanistan ke Pakistan. Sementara itu, al Qaeda terus beroperasi dari sepanjang perbatasan itu dan beroperasi melalui afiliasinya di seluruh dunia. Dan tak lama setelah menjabat, saya diarahkan Leon Panetta, direktur CIA, untuk membuat membunuh atau menangkap bin Laden prioritas utama perang kita terhadap al-Qaeda. Bahkan ketika kami melanjutkan upaya kami yang lebih luas untuk mengganggu, membongkar dan mengalahkan jaringannya. Kemudian Agustus lalu, setelah bertahun-tahun melelahkan bekerja dengan komunitas intelijen kami, saya diberitahu tentang kemungkinan memimpin bin Laden. Itu jauh dari tertentu. Dan butuh berbulan-bulan untuk menjalankan thread ini ke tanah. Berulang kali saya bertemu dengan tim keamanan nasional saya sebagai kami mengembangkan informasi lebih lanjut tentang kemungkinan bahwa kita bisa terletak bin Laden bersembunyi di dalam suatu senyawa jauh di dalam Pakistan. Dan akhirnya, minggu lalu, saya memutuskan bahwa kami memiliki kecerdasan yang cukup untuk mengambil tindakan dan berwenang operasi untuk mendapatkan Osama bin Laden dan membawanya ke pengadilan.

Hari ini, pada arah saya, Amerika Serikat melancarkan operasi yang ditujukan terhadap senyawa di Pakistan. Sebuah tim kecil dari Amerika dilakukan operasi dengan keberanian luar biasa dan kemampuan. Tidak ada orang Amerika yang dirugikan. Mereka mengambil hati untuk menghindari korban sipil. Setelah baku tembak, mereka membunuh Osama bin Laden dan mengambil hak asuh dari tubuhnya. Selama lebih dari dua dekade, bin Laden telah menjadi pemimpin al Qaeda dan simbol dan terus plot serangan terhadap negara kita dan teman-teman dan sekutu. Kematian bin Laden menandai pencapaian yang paling signifikan hingga saat ini dalam upaya bangsa kita untuk mengalahkan al Qaeda. Kematiannya tidak menandai akhir dari upaya kami. Tidak ada keraguan bahwa al Qaeda akan terus melanjutkan serangan terhadap kita. Kita harus dan kami akan tetap waspada di rumah dan di luar negeri. Seperti yang kita lakukan, kita juga harus menegaskan kembali bahwa Amerika Serikat tidak dan tidak akan pernah berperang dengan Islam. Saya telah membuat jelas, seperti Presiden Bush tidak lama setelah 9 / 11, bahwa perang kita bukanlah melawan Islam. Bin Laden bukan seorang pemimpin Muslim. Dia adalah seorang pembunuh massal umat Islam. Memang, al Qaeda membantai puluhan Muslim di banyak negara, termasuk kita sendiri. Jadi kematiannya harus disambut oleh semua orang yang percaya dalam damai dan martabat manusia.

Selama bertahun-tahun, aku sudah berulang kali menjelaskan bahwa kami akan mengambil tindakan di Pakistan jika kita tahu di mana bin Laden. Itulah yang kami lakukan. Namun penting untuk dicatat bahwa kontraterorisme kerjasama kami dengan Pakistan membantu membawa kita ke bin Laden dan kompleks di mana ia bersembunyi. Memang, bin Laden telah menyatakan perang terhadap Pakistan dengan baik dan memerintahkan serangan terhadap rakyat Pakistan. Malam ini, aku menelepon Presiden Zardari, dan tim saya juga berbicara dengan rekan-rekan Pakistan mereka. Mereka setuju bahwa ini adalah hari yang baik dan bersejarah bagi kedua negara kami. Dan ke depan, adalah penting bahwa Pakistan terus untuk bergabung dengan kami dalam memerangi al Qaeda dan afiliasinya.

Rakyat Amerika tidak memilih pertarungan ini. Ia datang ke pantai kami. Dan mulai dengan pembantaian warga negara kita tidak masuk akal. Setelah hampir sepuluh tahun kerja, perjuangan dan pengorbanan, kita tahu juga biaya perang. Upaya ini membebani saya setiap kali saya, sebagai komandan tertinggi, harus menandatangani surat untuk sebuah keluarga yang telah kehilangan orang yang dicintai atau melihat ke dalam mata seorang anggota layanan yang sudah sangat parah. Jadi Amerika memahami biaya perang. Namun sebagai sebuah negara, kita tidak akan pernah mentolerir keamanan kami sedang terancam, atau berpangku tangan ketika orang-orang kami telah tewas. Kami akan gigih dalam membela warga negara kita dan teman-teman dan sekutu. Kami akan benar dengan nilai-nilai yang membuat kita yang kita. Dan pada malam seperti ini, kita dapat berkata kepada keluarga-keluarga yang telah kehilangan orang yang dicintai dengan al Qaeda teror, keadilan telah dilakukan.

Malam ini kita bersyukur kepada intelijen yang tak terhitung jumlahnya dan profesional kontraterorisme yang telah bekerja tanpa lelah untuk mencapai hasil ini. Orang-orang Amerika tidak melihat pekerjaan mereka tidak tahu nama mereka, tetapi malam ini mereka merasakan kepuasan dari pekerjaan mereka dan hasil pengejaran mereka keadilan. Kami memberikan terima kasih atas laki-laki yang melakukan operasi ini, karena mereka memberikan contoh profesionalisme, patriotisme dan keberanian yang tak tertandingi dari mereka yang melayani negara kita. Dan mereka adalah bagian dari generasi yang telah menanggung bagian terberat dari beban sejak hari September. Akhirnya, saya katakan kepada keluarga yang kehilangan orang yang dicintai pada 9 / 11, bahwa kita tidak pernah melupakan kerugian anda, atau ragu-ragu dalam komitmen kami untuk melihat bahwa kita melakukan apa pun untuk mencegah serangan lain di pantai kita.

Dan malam ini, marilah kita berpikir kembali rasa persatuan yang berlaku pada 9 / 11. Saya tahu bahwa ia memiliki, kadang-kadang, terbakar. Namun prestasi hari ini adalah bukti kebesaran negara kita dan penentuan rakyat Amerika. Penyebab mengamankan negara kita tidak lengkap, tapi malam ini kita sekali lagi diingatkan bahwa Amerika bisa melakukan apapun yang kita menetapkan pikiran kita untuk. Itu adalah cerita tentang sejarah kita. Entah itu mengejar kemakmuran bagi bangsa kita atau perjuangan untuk kesetaraan bagi semua warga negara kita, komitmen kita untuk membela nilai-nilai kita di luar negeri, dan pengorbanan kita untuk membuat dunia menjadi tempat yang lebih aman. Mari kita ingat bahwa kita dapat melakukan hal-hal bukan hanya karena kekayaan atau kekuasaan, tetapi karena siapa diri kita, satu bangsa di bawah Allah, terbagi dengan kebebasan dan keadilan bagi semua. Terima kasih. Semoga Tuhan memberkati Anda. Dan semoga Tuhan memberkati Amerika Serikat.

Dalam Tambahan sumber lain dikatakan, "Keadilan telah dilakukan," kata presiden sebagai orang banyak terbentuk di luar Gedung Putih untuk merayakan, bernyanyi "The Star-Spangled Banner" dan "We Are the Champions," melaporkan NBC News.

Obama mengatakan bin Laden, yang ia sebut seorang teroris "yang bertanggung jawab atas pembunuhan ribuan Amerika, perempuan laki-laki dan anak-anak," terbunuh di Pakistan sebelumnya pada hari setelah baku tembak dalam operasi yang didasarkan pada intelijen AS.

Pejabat lama percaya bahwa bin Laden, orang yang paling dicari di dunia, bersembunyi sebuah daerah pegunungan di sepanjang perbatasan Pakistan-Afghanistan.

Ini merupakan prestasi besar bagi Obama dan tim keamanan nasionalnya, yang telah memenuhi tujuan sekali disuarakan oleh Obama pendahulunya, George W. Bush, untuk membawa ke pengadilan dalang serangan 11 September.

Obama menyatakan bahwa "kematian bin Laden menandai pencapaian yang paling signifikan hingga saat ini dalam perjuangan bangsa kita untuk mengalahkan al-Qaeda," tegasnya bahwa upaya terus.

"Kita harus dan kami akan tetap waspada di rumah dan di luar negeri," katanya, sambil menekankan bahwa "Amerika Serikat tidak dan tidak akan pernah berperang dengan Islam."

Baca Lebih Lanjut Kategori: ,


Osama Bin Laden Tewas Terbunuh di Pakistan [Foto Video]


Obama, Presiden Amerika Serikat telah menyatakan bahwa pemimpin Al Qaeda, Osama Bin Laden telah tewas terbunuh oleh pasukannya di sebuah rumah dekat ibukota Islamabad dalam baku tembak di Pakistan.

Seperti dilansir Detik, Presiden AS menambahkan kematian Osama bukan akhir dari perperangan melawan terorisme.

"Malam ini saya bisa sampaikan ke rakyat Amerika dan ke dunia, Amerika Serikat telah melakukan operasi yang menewaskan Osama Bin Laden, pemimpin Al Qaeda," Obama mengatakan dalam pernyataan persnya yang disiarkan di televisi internasional secara langsung.

"Kita harus dan kita akan tetap berjaga-jaga sebagai sebuah negara," ujar Obama.

Ratusan orang berkumpul di depan Gedung Putih untuk merayakan kematian Osama yang dianggap pemerintah AS bertanggung jawab atas serangan 11 September 2001 di New York dan Washington.





Baca Lebih Lanjut Kategori: ,